Sertifikasi BNSP UMKM: Panduan Lengkap untuk Pelaku Usaha Kecil

Apakah Anda pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang ingin meningkatkan kredibilitas bisnis? Mendapatkan sertifikasi BNSP UMKM bisa menjadi langkah penting untuk membuktikan kompetensi dan kualitas produk atau layanan Anda. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara memperoleh sertifikasi BNSP untuk produk UMKM, manfaatnya, serta langkah-langkah yang perlu diikuti.

Apa Itu Sertifikasi BNSP UMKM?

Sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) merupakan pengakuan resmi dari negara terhadap kompetensi seseorang atau lembaga berdasarkan standar kerja nasional. Untuk UMKM, ini berarti ada bukti nyata bahwa pelaku usaha memiliki kemampuan yang memenuhi standar profesional di bidangnya. Sertifikasi ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan memudahkan akses pembiayaan.

sertifikasi BNSP UMKM

Manfaat Sertifikasi BNSP bagi UMKM

  • Kepercayaan pasar meningkat: Konsumen lebih percaya pada produk atau layanan yang telah tersertifikasi.
  • Akses pasar lebih luas: Mempermudah masuk ke jaringan distribusi modern atau ekspor.
  • Dukungan pemerintah dan lembaga: Sertifikasi menjadi nilai tambah saat mengajukan bantuan atau pembiayaan.
  • Standarisasi proses bisnis: Membantu pelaku UMKM untuk menjalankan usaha secara profesional dan efisien.

Langkah-langkah Memperoleh Sertifikasi BNSP UMKM

  1. Tentukan bidang kompetensi: Sesuaikan dengan jenis usaha Anda, misalnya kuliner, fashion, atau kerajinan.
  2. Hubungi LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi): Pilih LSP yang telah lisensi resmi dari BNSP dan sesuai bidang usaha Anda. Salah satunya adalah LSP UMKM WI.
  3. Ajukan permohonan sertifikasi: Siapkan dokumen seperti KTP, NPWP, bukti usaha, portofolio, dan pelatihan yang pernah diikuti.
  4. Ikuti asesmen kompetensi: Akan ada uji praktek, wawancara, atau studi kasus oleh asesor profesional.
  5. Tunggu hasil dan terima sertifikat: Jika dinyatakan kompeten, Anda akan memperoleh sertifikat resmi dari BNSP.

Berapa Biaya Sertifikasi BNSP untuk UMKM?

Biaya sertifikasi BNSP bervariasi tergantung pada bidang kompetensi dan LSP penyelenggara. Untuk UMKM, biasanya tersedia program subsidi dari pemerintah atau LSP yang ditunjuk. Anda bisa mengecek informasi ini secara berkala di website BNSP atau menghubungi LSP terdekat.

Tips Sukses Lolos Sertifikasi BNSP

  • Ikuti pelatihan yang relevan sebelum asesmen.
  • Susun portofolio usaha secara rapi dan aktual.
  • Pelajari kisi-kisi atau materi asesmen dari LSP.
  • Perbanyak praktik dan studi kasus sesuai bidang usaha.

Contoh LSP yang Menyediakan Sertifikasi BNSP untuk UMKM

Salah satu contoh LSP yang berfokus pada UMKM adalah LSP UMKM WI. Lembaga ini menyediakan berbagai skema sertifikasi untuk pelaku usaha, lengkap dengan pendampingan dan pelatihan. Prosesnya transparan dan mendukung UMKM untuk tumbuh lebih profesional.

call to action LSPUMKM WI 2

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa bedanya sertifikasi produk dan sertifikasi kompetensi?

Sertifikasi produk fokus pada kualitas barang, sedangkan sertifikasi kompetensi BNSP fokus pada keahlian orang di balik usaha tersebut.

Apakah semua UMKM wajib memiliki sertifikasi BNSP?

Tidak wajib, namun sangat direkomendasikan agar usaha lebih dipercaya dan kompetitif.

Berapa lama masa berlaku sertifikat BNSP?

Biasanya berlaku selama 3 tahun dan dapat diperpanjang melalui resertifikasi.

Apakah sertifikasi ini diakui secara nasional?

Ya, sertifikasi BNSP berlaku di seluruh wilayah Indonesia dan diakui oleh instansi pemerintah dan swasta.

Baca Juga: Cara Membuat Website Profesional untuk UMKM

Dengan memahami dan mengikuti proses sertifikasi BNSP UMKM, Anda bisa meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen. Sertifikasi bukan sekadar formalitas, tetapi bukti nyata bahwa Anda serius dalam mengembangkan usaha.

Leave a Comment

Rating

Uji Kompetensi metodologi, penguasaan materi pelatihan dan praktek penyampaian modul (delivery). Selanjutnya untuk memperoleh akreditasi (Sertifikat Akreditasi Fasilitator), fasilitator mendelivery modul yang dikuasai minimal 2 kali dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Mitra Penyelenggara Pelatihan, dengan nilai minimal 70% atau rating 3,5 dengan range antara 1 – 5. Setiap penugasan pelatih oleh Mitra Penyelenggara Pelatihan telah disertai persetujuan dari LSP UMKM & WI.

Bimbingan

Dalam bimbingan ini dijelaskan alur Uji Kompetensi yang dilaksanakan oleh LSP UMKM & WI . Kemudian, dilanjutkan dengan pendaftaran  untuk mendapatkan akun yang akan digunakan dalam sistem uji kompetensi LSP UMKM & WI . Pada sesi berikutnya, para peserta akan mendapat bimbingan untuk menggunakan sistem uji kompetensi tersebut hingga proses penilaian.

Sertifikasi

Sertifikasi Kompetensi Kerja adalah Proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi. Terkait dengan Standard Kompetensi Kerja telah ditetapkan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Pengawas Syariah berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 25 Tahun 2017. Sedangkan SKKNI itu sendiri adalah Rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SERTIFIKASI PENILAIAN DIAKUI INTERNASIONAL

Dengan lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau (BNSP) yang
dibentuk  Pemerintah  untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 ayat (5) Undang-Undang
Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Lembaga Sertifikasi Profesi atau (LSP)
menjamin mutu kompetensi dan pelatihan Tenaga Kerja pada seluruh sektor bidang profesi
di seluruh Indonesia.

Sertifikat yang akan Anda dapatkan juga akan diakui oleh dunia Internasional, sehingga
kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Karena dengan memiliki sertifikasi profesi dari LSP
yang telah mendapatkan lisensi resmi dari BNSP, Anda mempunyai sebuah bukti kuat
bahwa Anda memang berkompeten dalam profesi yang Anda geluti. Itu juga memastikan
bahwa Anda mempunyai kemampuan yang mumpuni sebagai seorang profesional.

Sertifikasi kompetensi ini bisa Anda dapatkan melalui pelatihan dari LSP yang mempunyai
lisensi resmi dari BNSP. Dan LSP UMKM & WI, merupakan salah satu LSP yang bisa
membantu Anda untuk mewujudkan keinginan Anda dalam mendapatkan sertifikasi profesi
tersebut.

SERTIFIKASI KOMPETISI KASIR RETAIL

Sumber daya manusia (SDM) memainkan peranan yang sangat vital dalam menentukan
keberhasilan operasional toko. Sumber Daya Manusia (SDM) atau pengelola toko haruslah
mumpuni dan cekatan. Implementasi sistem komputerisasi yang semakin canggih dan
keharusan untuk menjalankan rangkap atau fungsi pekerjaan (multi-tasking) maka karyawan
toko juga harus memiliki kemampuan berhitung (matematika) yang baik, dan kemampuan
untuk bias berbahasa asing tentunya (minimal Bahasa Inggris).

Untuk itu pentingnya melakukan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) sebelum terjun
langsung ke dalam dunia kerja. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber
Daya Manusia (SDM) itu sendiri. Apabila Sumber Daya Manusia (SDM) telah tersetifikasi,
selain dapat menentukan keberhasilan toko, para Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut
diharapkan mampu untuk bersaing dengan para tenaga kerja asing.

Perlu diingat bahwa bisnis minimarket ataupun retail dan toko adalah bisnis penjualan.
Jadi,segenap karyawan harus memiliki kualitas internal yang sejalan dan mendukung
peranannya sebagai penjual. Kualitas ini meliputi kepribadian (threat), sikap, (attitude),
motivasi dan nilai-nilai (values). Untuk itu pentingnya melakukan pelatihan Sumber Daya
Manusia (SDM).

JADIKAN SERTIFIKASI PENGELOLAAN UKM

Pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ini, kompetensi menjadi syarat yang harus
dipenuhi untuk meningkatkan daya saing bangsa. Sejalan dengan itu, Kementerian Koperasi
dan UKM RI, terus berupaya meningkatkan kompetensi UMKM, salah satunya melalui
kegiatan sertifikasi kompetensi UKM. Kegiatan ini berupa memfasilitasi pelatihan serta
sertifikasi kompetensi bagi para pelaku UMKM.

Tujuannya untuk meningkatkan daya saing, mengingat pemberlakuan MEA akan sangat
berpengaruh kepada masuknya tenaga  kerja  asing yang mengakibatkan persaingan
menjadi semakin ketat. Standarisasi dan sertifikasi ini menjadi sangat penting diketahui oleh
para pelaku UKM. Karena selain meningkatkan daya saing, standarisasi adalah upaya untuk
menjaga kualitas produk.

Sertifikasi ini juga berguna sebagai bentuk penyesuaian dan upaya UKM untuk
menunjukkan kepada dunia jika telah memiliki standar tertentu, hingga pengembangan
usaha dapat dikembangkan menjadi lebih luas. Apabila produk telah tersertifikasi maka
konsumen akan semakin yakin, karena produk tersebut sudah pasti terjamin. Itulah alasan
mengapa standarisasi dan sertifikasi saat ini menjadi sangat penting diketahui oleh para
pelaku UKM.